3 Cara Mengukur Produktivitas Karyawan di Kantor

cara mengukur produktivitas

Produktivitas dapat didefinisikan sebagai suatu sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Produktivitas terbagi atas dua dimensi utama yaitu efektivitas dan efisiensi. Cara mengukur produktivitas mengarah pada unjuk kerja yang maksimal yaitu perncapaian target yang berkaitan dengan kualitas, kuantitas, dan waktu. Efisiensi berkaitan dengan input dengan realisasi penggunaannya atau bagaimana pekerjaan tersebut dilaksanakan.

Dalam dunia bisnis, produktivitas sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh produktivitas karyawan. Oleh karena itu penting bagi HRD untuk mengetahui tingkat produktivitas karyawan agar perusahaan dapat terus berjalan di jalurnya. Swansburg (1999) dalam tulisannya menyatakan bahwa tingkat produktivitas perusahaan dapat diukur dengan menghitung jumlah jam kerja dan hasilnya per hari. Hasil pengukuran produktivitas karyawan ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk meningkatkan kembali produktivitas sebuah perusahaan.

Pengukuran produktivitas perusahaan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Terdapat hal-hal yang harusnya diperhatikan sebelum akhirnya menghasilkan suatu hasil kuantitatif maupun kualitatif dari sebuah produktivitas karyawan. Berikut disajikan beberapa cara dan metode yang dapat dilakukan untuk menghitung produktivitas karyawan .

1. Metode Manajemen dengan objektif

metode ini mengukur produktivitas karyawan dengan cara menunjukkan penampilan karyawan yang berkontribusi terhadap target dan tujuan bisnis. Namun sebelumnya karyawan harus diberikan informasi terlebih dahulu terkait target-target yang harus dicapai. Evaluasi juga perlu dilakukan dalam rentang waktu tertentu agar ada tindak lanjut yang berkesinambungan.

2. Metode feedback 360 derajat

Metode ini dipercaya sebagai metode yang paling efektif untuk mendapatkan nilai dari produktivitas karyawan. Hal ini dikarenakan karyawan yang dinilai dapat menerima masukan berupa kritik maupun saran dari seluruh rekan kerjanya di kantor, termasuk atasan maupun bawahannya. Namun agar penilaian bersifat lebih akurat sebaikanya dilakukan pada rekan kerja yang sering melakukan interaksi dengannya saat bekerja di kantor. Metode ini juga bisa menilai kebiasaan karyawan tersebut dari berbagai sudut pandang.

3. Metode pengukuran secara kuantitatif

Dibandingkan dengan metode lainnya, metode pengukuran secara kuantitaf ini terbilang paling sederhana. Metode ini dilakukan dengan cara menghitung produk yang dihasilkan oleh karyawan dalam kurun waktu tertentu. Hasilnya bisa dilihat dari kualitas produk, atau jika pada sebuah perusahaan jasa dapat dilihat dari layanan yang diberikan kepada customer.

Cukup sulit dan sedikit rumit, namun seiring dengan perkembangan teknologi saat ini mengetahui produktivitas karyawan akan lebih mudah dilakukan. Absenku Profesional merupakan aplikasi absensi online berbasis Android dan IOS yang bekerja secara cloud di smartphone. Absenku Profesional akan memantau secara akurat aktifitas karyawan yang meliputi waktu kedatangan dan kepulangan berdasarkan geolocation. Absenku Profesional akan membantu anda mengelola manajemen karyawan secara akurat, cepat, instant, dan real time.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *