Pentingnya Membangun Komunikasi Efektif dalam Sebuah Tim

Hampir semua pekerja pasti pernah merasakan bekerja secara tim dalam rekam jejak karir mereka. Dalam kerja tim tersebut, satu hal yang menjadi poin utama dan penting adalah komunikasi. Komunikasi ini menjadi sangat penting karena memiliki posisi sebagai alat penyambung informasi antar anggota, terlepas dari peran apa yang dimainkan masing-masing orang dalam tim tersebut. Entah itu antara dua rekan staff, atau antara staff dan atasan, semua level komunikasi dalam tim nantinya akan sangat berpengaruh pada kesuksesan organisasi. Disadari atau tidak, komunikasi yang terbangun dengan jelas dan terarah akan membentuk sebuah tim yang solid, di mana masing-masing anggota tim akan tahu dan paham, tugas apa yang menjadi tanggung jawabnya.

Pentingnya komunikasi internal dalam mencapai kesuksesan suatu organisasi tentu harus dipahami dan disepakati oleh setiap orang di dalam tim tersebut. Paling tidak semua orang di dalam lingkup tim punya misi yang sama, yaitu mewujudkan sistem komunikasi yang baik untuk membentuk tim yang solid. Dari situ akan terbentuk satu ekosistem kerja yang kondusif dan terarah.

Sebelum masuk ke dalam tahap itu, ada beberapa hal yang sebaiknya dipahami oleh masing-masing anggota tim.

Pentingnya komunikasi yang efektif

Sebuah penelitian menyatakan bahwa tiga atau lebih orang yang bekerja sama dalam sebuah tugas atau proyek, akan jauh lebih efektif daripada satu orang yang menghabiskan seluruh waktunya untuk melakukan hal yang sama. Dengan catatan, di antara ketiga atau lebih orang ini memiliki pola komunikasi yang efektif. Tanpa adanya komunikasi, maka bertiga atau berbanyak pun seolah tugas atau proyek sama sekali tak tersentuh.

Langkah awal membangun komunikasi yang efektif adalah dengan mengembangkan kepercayaan, karena hal ini tidak terbentuk secara otomatis. Kepercayaan yang terbangun dengan baik akan membuat komunikasi antar anggota tim menjadi lebih terbuka. Selain itu kejujuran juga memegang peranan yang tak kalah penting dan harus ada di semua ujung tim. Tanpa adanya kejujuran integritas tim akan melemah, dan efeknya tentu pada komunikasi yang tidak normal.

Sadar akan manfaat komunikasi efektif dalam tim

Tahukah Anda, bahwa tim yang memiliki komunikasi efektif ternyata dapat bekerja dalam waktu yang lebih cepat dan lebih efisien daripada yang lain? Ini karena masing-masing anggota tim bekerja lebih akurat sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan komunikasi yang baik, anggota tim memiliki ruang pemahaman untuk mengerti peran dan tugasnya.

Sebaliknya, tim yang gagal membangun komunikasi internal akan banyak menghabiskan waktu dan tenaga untuk melakukan pekerjaan sibuk dan pekerjaan lain yang tidak diperlukan. Ini karena kurangnya pemahaman pada job desk masing-masing. Akibatnya bisa jadi fatal, misalnya terjadinya konflik dalam tim dan kurangnya kepercayaan antara anggota kelompok.

Kegagalan komunikasi internal akhirnya akan membuat anggotanya gagal memahami apa yang membuat dirinya lebih efisien, karena mereka sendiri gagal mendapatkan umpan balik dari orang lain dalam tim tersebut. Jika Anda berperan sebagai atasan dan menemui hal ini dalam tim Anda, maka bersiaplah menghadapi kehancuran dan kegagalan.

Resep membangun komunikasi efektif dalam tim

Pertama, pastikan bahwa organisasi, perusahaan, atau instansi Anda memiliki visi misi yang jelas dan mendapat dukungan dari seluruh anggota tim. Tanpa visi dan misi yang jelas, komunikasi sebaik apapun tak akan memberikan hasil apa-apa.

Kedua, memilih orang-orang yang berkompeten dalam perannya masing-masing. Mulai dari kelompok tim (atasan) hingga ke staf. Orang yang berkompetensi biasanya lebih mudah untuk diajak tumbuh bersama, karena mereka sudah memiliki kemampuan dasar untuk berkomunikasi dengan baik dan siap membangun tim yang solid.

Pentingnya memanfaatkan teknologi

Anda pasti sudah paham bahwa teknologi kini berkembang sangat dinamis, menawarkan cara baru dalam berkomunikasi dengan lebih efektif dan efisien. Maka tak ada alasan untuk tidak memperhitungkan teknologi ini dalam upaya membangun komunikasi dan tim yang solid.

Lalu, apa yang bisa dilakukan teknologi untuk membantu Anda? Contoh simpel dan kini sudah mulai banyak dipraktekkan adalah dengan membentuk grup obrolan dalam satu tim, baik itu menggunakan hangout, whatsapp, line, instagram, atau sosial media chatting lainnya. Dari grup obrolan ini atasan bisa mengecek sampai di mana progress proyek atau tugas yang sedang dikerjakan oleh anggota tim. Namun biasanya grup obrolan ini hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat laporan singkat dan lingkupnya pun lebih sempit.

Dalam lingkup yang lebih luas, Anda bisa membuat otomatisasi sistem yang mungkin selama ini masih dijalani secara manual. Seperti misalnya untuk urusan surat-menyurat untuk disposisi tugas dalam tim internal, monitoring performa anggota tim, atau mungkin tahap reporting anggota. Teknologi saat ini sangat memungkinkan untuk mengerjakan semua tugas tersebut secara online dan langsung bisa dilihat atau dimonitoring oleh masing-masing anggota tim. Selain mempercepat proses, waktu yang digunakan juga makin sedikit. Dengan begitu eksekusi rencana bisa dipercepat, evaluasi bisa segera dilakukan untuk mendapat hasil lebih maksimal, memudahkan munculnya ide inovasi, dan potensi target tercapai pun makin besar dan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *